7 Gua Berdinding Unik di Dunia

Destinasi wisata yang berpemandangan indah tak hanya ada di atas permukaan, tapi banyak juga yang ada di perut bumi. Gua adalah salah satu buktinya.

Walau sulit dijangkau, namun gua-gua memiliki keindahan tersendiri. Di Indonesia, salah satu gua yang populer dijadikan objek wisata ialah Gua Pindul di Yogyakarta, Jawa Tengah.

Di dalam gua mengalir sungai jernih yang airnya menyegarkan. Jadi, selain menjelajah gua (caving) turis yang datang juga bisa berenang atau berperahu di dalamnya.

Selain keunikan, ada juga gua yang disertai “keajaiban”, seperti menjadi habitat flora dan fauna langka atau menyimpan zat alam berharga.

Berikut ini ialah gua-gua yang juga berpemandangan ajaib di dunia:

1. Gua Tham Lod, Thailand

Menjelajahi gua yang berlapis stalakmit dengan kano adalah kegiatan yang bisa dilakukan turis di sini. Gua ini memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer. Seakan tak ada habisnya, di bawah gua juga masih ada gua yang bisa dijelajahi.

2. Gua Son Doong, Vietnam

Memiliki panjang sekitar 5 kilometer, tinggi 200 meter, dan lebar 150 meter otomatis menjadikan gua ini sebagai gua berbentuk terowongan yang terbesar di dunia.

Meski minim cahaya matahari, gua ini menjadi habitat flora dan fauna eksotis khas Vietnam yang berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

3. Gua Batu, Malaysia

Gua ini telah berdiri sejak 400 tahun yang silam dan dijadikan sebagai salah satu tempat ibadah umat Hindu. Di halaman gua terdapat patung Dewa Murugan berlapis emas.

4. Gua Benagil, Portugal

Tak selamanya gua berada di tempat yang sulit dijangkau, contohnya adalah Gua Benagil di Portugal. Gua ini berada di selatan Pantai Algrave. Saat berkunjung ke sini, turis serasa punya gua dengan pantai berpasir putih pribadi.

5. Gua Es (Ice Cave), Islandia

Selain Cahaya Utara, Islandia juga punya fenomena alam berupa gua-gua es yang berada di bawah Gletser Vatnajökull. Bentuk gua ini memang indah, tapi turis tak boleh berlama-lama ada di dalamnya, karena lapisan es-nya cepat meleleh.

Kondisi tersebut juga menyebabkan bentuk gua selalu berubah setiap waktu.

6. Gua Glowworms, Selandia Baru

Bayangkan sedang berada di sebuah padang luas dengan langit yang bertaburan cahaya bintang, menyenangkan bukan? Kesan itulah yang akan didapat saat mengunjungi gua yang berada di Pulau Waitomo, Selandia baru.

Tapi gemerlap dalam langit gua bukan karena bintang, melainkan karena langit gua menjadi habitat ribuan cacing yang memiliki kemampuan untuk bercahaya.

7. Gua Kristal (Crystal Cave), Meksiko

Jika menggemari kisah Superman, maka gua bisa dibilang mirip ladang kryptonite yang diceritakan dalam komik superhero tersebut. Di gua ini ditemukan potongan besar kristal alami jenis selenit.

Hawa di dalamnya sangat panas, sekitar sekitar 58 derajat Celcius. Butuh pakaian khusus untuk masuk. Oleh karena itu, belum ada peneliti yang berhasil menjelajah seluruh sudut gua ini. Lansiran CNN INDONESIA (28/02/18)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: